Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Fisik dan Tubuh

love4livi.com – Olahraga bukan hanya aktivitas yang membantu kita membakar kalori, tetapi juga merupakan bagian penting dari cara kita menjaga homeostasis tubuh dan kesejahteraan. Manusia membutuhkan olahraga karena berbagai alasan yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Untuk Kesehatan Fisik:

  • Peningkatan Kardiovaskular:
    Olahraga meningkatkan fungsi jantung dan sirkulasi darah, yang penting untuk pencegahan penyakit jantung. Latihan aerobik, seperti berjalan, berenang, atau bersepeda, memperkuat jantung dan memungkinkan sistem kardiovaskular bekerja lebih efisien.
  • Pengelolaan Penyakit Kronis:
    Olahraga secara teratur dapat membantu mengelola kondisi seperti hipertensi, diabetes, dan arthritis, mengurangi gejala dan memperbaiki kualitas hidup.
  • Pengaturan Berat Badan:
    Melalui pembakaran kalori, olahraga membantu mengatur berat badan dan mengurangi risiko obesitas, yang terkait dengan berbagai masalah kesehatan termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.
  • Peningkatan Kekuatan dan Ketahanan Otot:
    Aktivitas seperti angkat beban, push-ups, dan sit-ups meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot, yang esensial untuk kinerja fisik sehari-hari dan pencegahan cedera.
  • Kesehatan Tulang:
    Latihan beban dan aktivitas berdampak tinggi seperti lompatan dan lari membantu membangun dan memelihara kepadatan tulang, mengurangi risiko osteoporosis.

Untuk Kesehatan Mental:

  • Pengurangan Stres:
    Aktivitas fisik meningkatkan produksi endorfin, yang merupakan bahan kimia di otak yang bertindak sebagai analgesik alami dan peningkat mood.
  • Meningkatkan Kualitas Tidur:
    Aktivitas fisik, terutama jika dilakukan secara teratur dan tidak terlalu dekat dengan waktu tidur, dapat membantu memperdalam tidur dan memperbaiki pola tidur.
  • Pengurangan Risiko Depresi dan Kecemasan:
    Olahraga telah terbukti efektif dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Meningkatkan Fungsi Otak:
    Olahraga dapat memperbaiki fungsi kognitif, meningkatkan memori, konsentrasi, dan kecepatan pemrosesan informasi.

Untuk Kesehatan Sosial:

  • Meningkatkan Interaksi Sosial:
    Aktivitas kelompok atau tim, seperti sepak bola atau kelas kebugaran, menyediakan peluang untuk pertemuan sosial dan membangun jaringan dukungan.
  • Peningkatan Harga Diri dan Kepercayaan Diri:
    Pencapaian dalam olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri, serta memberikan rasa pencapaian.

Untuk Kesehatan Umum:

  • Peningkatan Kualitas Hidup:
    Dengan mempertahankan kesehatan fisik, mental, dan sosial, olahraga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
  • Longevitas:
    Penelitian menunjukkan bahwa individu yang secara teratur berolahraga memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak aktif secara fisik.

Organisasi kesehatan global seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan olahraga teratur sebagai salah satu cara utama untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Dengan demikian, olahraga adalah komponen penting dari gaya hidup sehat.

Cara Menjaga Kesehatan dengan Mengatur Pola pada Makanan

love4livi.com – Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesehatan umum, mendukung fungsi tubuh yang optimal, dan mencegah nutrisi berlebih maupun kekurangan. Pola makan yang sehat adalah pendekatan terpadu terhadap konsumsi makanan yang memperhatikan kualitas, kuantitas, dan variasi nutrisi yang dikonsumsi.

  • Keseimbangan Nutrisi
  1. Makronutrien: Tubuh memerlukan kombinasi seimbang dari tiga makronutrien utama: karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat sebaiknya berasal dari sumber biji-bijian utuh, bukan dari gula tambahan atau karbohidrat olahan. Protein bisa didapatkan dari daging tanpa lemak, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Lemak sehat harus dipilih dari sumber seperti alpukat, kacang-kacangan, ikan, dan minyak nabati tak jenuh.
  2. Mikronutrien: Vitamin dan mineral penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan harus dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian adalah sumber mikronutrien yang kaya.
  • Batasi Makanan Tidak Sehat

Makanan tinggi gula tambahan, lemak trans, lemak jenuh, dan natrium harus dibatasi karena dapat berkontribusi pada pengembangan penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.

  • Hidrasi yang Cukup

Kebutuhan cairan bervariasi tergantung pada banyak faktor, termasuk aktivitas fisik dan iklim, tetapi umumnya dianjurkan untuk minum sekitar 8 gelas (sekitar 2 liter) air setiap hari. Air adalah komponen penting dari pola makan yang sehat.

  • Rencana Makan Teratur

Makan secara teratur sepanjang hari mendukung metabolisme dan membantu mengatur kadar gula darah. Ini termasuk tiga kali makan utama dan, jika perlu, camilan sehat di antara waktu makan.

  • Variasi dalam Asupan

Mengonsumsi berbagai jenis makanan memastikan bahwa tubuh mendapatkan spektrum lengkap nutrisi yang dibutuhkan. Setiap kelompok makanan memiliki nutrisi unik yang tidak selalu dapat diperoleh dari kelompok lain.

  • Kontrol Porsi

Menjaga porsi makan yang sesuai adalah penting untuk menghindari asupan kalori berlebih yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.

Dengan mengadopsi prinsip-prinsip ini, individu dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, mengurangi risiko penyakit, dan mencapai tingkat energi yang lebih tinggi. Menjaga pola makan yang sehat membutuhkan komitmen terhadap perencanaan makanan dan kesadaran akan pilihan makanan sehari-hari. Pola makan yang sehat bukan hanya tentang pembatasan tetapi lebih kepada membuat pilihan yang cerdas dan berkelanjutan untuk kesehatan jangka panjang.

Selain Manfaat, Madu Tidak Perbolehkan di Konsumsi Pada Bayi

love4livi.com – Konsumsi madu memiliki sejumlah manfaat kesehatan dan dapat dimanfaatkan sebagai pengganti gula yang alami. Madu ternyata tidak boleh dikonsumsi oleh anak di bawah usia 1 tahun.

“Untuk itu ibu yang ingin memberikan madu tidak boleh diberikan bawah usia satu tahun,” kata Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, dr Yoga Devaera SpA(K) dalam acara briefing virtual IDAI, Sabtu (27/1/2024)

“Madu punya risiko kontaminasi dengan satu jenis bakteri Clostridium botulinum yang khas di sini.”

Ia menjelaskan, madu memiliki risiko kontaminasi bakteri. Bakteri tersebut menghasilkan spora atau calon bakteri.

Pada orang dewasa, asam lambung cukup rendah sehingga bisa mematikan spora. Namun, hal serupa belum bisa dilakukan oleh tubuh bayi.

Karena tidak mati, maka spora akan berkembang biak di dalam tubuh bayi. Meskipun, perkembangannya tidak langsung dan biasanya baru terlihat beberapa hari hingga satu bulan setelahnya.

“Karena berkembang biak dulu, spora berubah jadi produk dewasa. Setelah dewasa menghasilkan toksin. Toksin inilah yang akan menyebabkan penyakit,”.

Namun, asam lambung bayi sudah mampu membunuh spora bakteri jika usia di atas 1 tahun. Sehingga, orangtua sudah boleh memberikan madu.

3 Cara Mengatasi dan Menjaga Massa Otot

love4livi.com – Menjaga massa otot bisa mendukung aktivitas kita sehari-hari dan mengurangi risiko cedera. Namun, latihan untuk menjaga massa otot bisa berbeda-beda pada setiap kelompok usia.

Tak perlu khawatir terlambat. Sebab, orang usia 30 tahun ke atas juga masih bisa memulai latihan untuk menjaga massa otot.

Lalu, apa saja yang perlu dilakukan orang usia 30 tahun ke atas untuk menjaga massa otot?

Cara menjaga massa otot

  • Jaga asupan protein

Menjaga kecukupan asupan protein sangat penting untuk menjaga massa otot. Jika ingin membentuk otot, maka perlu mengombinasikan asupan nutrisi secara khusus dengan rutinitas olahraga intensif. Sebab, protein adalah komponen utama penyusun otot, yang penting untuk mendukung kita dalam beraktivitas.

  • Rutin melatih otot

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, rutinitas ini dapat memberi hasil yang optimal. Latihan otot juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh yang mampu mempercepat pembakaran lemak. Jika baru memulai, cobalah melatih otot menggunakan beban tubuh sendiri terlebih dahulu, seperti melakukan squat, sit up, dan push up. Setelah berhasil membangun rutinitas, barulah mencoba latihan menggunakan beban tambahan, misalnya dumbbell, barbel, atau mesin di pusat kebugaran.

  • Istirahat cukup

Hal ini sangat penting tetapi kerap terlupakan, yakni istirahat cukup. Tidur cukup sekitar tujuh hingga delapan jam sehari membantu memperbaiki otot sekaligus mengoptimalkan pembentukan otot.

Ini Ancaman Ikatan Dokter Indonesia Jika RUU Kesehatan Sampai Diberlakukan

Massa dari aksi tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari dokter, apoteker, perawat, sampai bidan, menuntut pemerintah untuk segera menghentikan pembahasan mengenai omnibus law RUU. Dalam hal ini mereka mengancam untuk melakukan mogok nasional. Hal ini disampaikan oleh Beni Satria yang merupakan juru bicara ikatan Dokter Indonesia di depan Gedung DPR RI, Senin (5/6/2023).

“Kita minta hentikan, setop pembahasan (RUU Kesehatan) ini,” kata Beni Satria.

“Kemudian kita akan sampaikan ke seluruh anggota untuk setop pelayanan kesehatan di seluruh daerah baik itu perawat, dokter, dokter gigi, bidan. Kita akan buktikan itu nanti pada saat pemerintah juga tidak menggubris aksi kita hari ini,” sambungnya.

Ia menilai bahwa pembahasan dari RUU Kesehatan ini terburu-buru dan isinya pun tidak mengakomodir kepentingan dari tenaga kesehatan.

“Pembahasan RUU ini adalah yang tercepat dan terkilat dari seluruh undang-undang yang ada bahwa draf itu tersembunyi. Draf itu kalau teman-teman ingat, baru dideklarasikan ini adalah inisiatif pemerintah di bulan Februari. Sekarang sudah di bulan Juni, kenapa ingin dipaksakan di bulan Juli. Ada apa ini?” ujar Beni.

“Dengan mencabut 9 undang-undang, kemudian merevisi 13 UU keseluruhan termasuk ketentuan-ketentuan pelaksanaan yang sudah dikeluarkan, ini sangat menimbulkan tanda tanya,” imbuhnya.

Beni mengklaim bahwa tidak ada hal yang penting dari pembahasan RUU tersebut, ia menyebutkan bahwa organisasi tenaga kesehatan tidak dilibatkan dalam pembahasan RUU Kesehatan.

“Kita tidak menunggu ya, tetapi kita akan mencari informasi apakah pemerintah tetap bisu, tuli dan buta untuk aksi kita hari ini. Justru aksi hari ini untuk membuktikan bahwa kita serius membuktikan pembahasan hari ini,” ujarnya.

“Jangan sampai memancing kita untuk membuat suatu tindakan yang sebenarnya kita tidak inginkan,” sambung Beni.

Melalui RUU Kesehatan ini, pemerintah mengusulkan tambahan perlindungan hukum untuk dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pasal-pasal perlindungan hukum ditujukan agar jika ada sengketa hukum, para tenaga kesehatan tidak langsung berurusan dengan aparat penegak hukum sebelum adanya penyelesaian diluar pengadilan, termasuk melalui sidang etik dan disiplin,” tutur dr. Syahril, dilansir Minggu (7/5/2023)

Menurutnya, ada beberapa pasal baru perlindungan hukum yang diusulkan oleh pemerintah, seperti perlindungan hukum untuk peserta didik, hak menghentikan pelayanan jika mendapat tindak kekerasan, dan juga perlindungan hukum pada kondisi tertentu seperti wabah.

Tips Membersihkan Luka Agar Tidak Iritasi!

Apakah kamu baru saja terluka? Karena apa? Terkena pisau? Terbakar? Atau terkena goresan kertas? Penting untuk membersihkan luka dengan baik untuk menghindari terjadinya iritasi. Tapi banyak orang yang menghiraukau hal tersebut dan memilih untuk membiarkan luka mengering dengan sendirinya.

Padahal, ada baiknya untuk membersihkan luka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, loh. Luka kecil pun jika sudah infeksi, bisa menyebabkan luka berkepanjangan. Jadi ada baiknya untuk kamu membersihkannya. Berikut ini kami akan menunjukkan bagaimana cara untuk membersihkan luka dengan baik.

Membersihkan Luka

1. Cuci Tangan

Bersihkan tangan kamu dengan menggunakan sabun dan air atau jika mendesak, bisa menggunakan hand sanitizer. Jika sudah bersih, gunakan sarung tangan sekali pakai jika memungkinkan. Lakukan ini sebelum kamu menyentuh luka. Tangan bersih atau tangan yang menggunakan sarung tangan steril bisa membantu dalam menghindari terjadinya infeksi.

2. Tekan dengan Lembut

Langkah ini hanya berlau jika luka terjadi pendarahan, tapi jika luka yang didapatkan adalah luka bakar maka bisa skip langkah ini.

Gunakan kain bersih atau yang sudah di steril, lalu tekan pada luka sampai darah berhenti mengalir. Angkat bagian yang terdampak jika memungkinkan. Kalau darah merembers pada kain, biarkan menutupi luka. Tempatkan kain bersih lain di atasnya dan mulai tekan lagi.

Segera cari pertolongan medis jika:

  • Lukanya ada pada anak di bawah satu tahun
  • Pendarahan parah atau tidak berhenti dengan tekanan lembut
  • Luka memiliki tepi yang bergerigi
  • Lukanya dalam, menganga, atau melewati sambungan
  • Luka tersebut disebabkan oleh benda yang kotor atau akibat proyektil atau sesuatu yang menusuk kulit
  • Luka tersebut disebabkan oleh gigitan manusia atau hewan
  • Luka terjadi di wajah atau area genital

3. Keringkan Airnya

Kamu tidak membutuhkan produk hidrogen peroksida atau yodium untuk membersihkan luka secara menyeluruh. Lakukan langkah ini:

  • Bilas luka dengan air jernih untuk melonggarkan dan menghilangkan kotoran
  • Gunakan lap lembut dan sabut untuk membersihkan sekitar luka
  • Jangan tempatkan sabun pada luka, ini bisa menyebabkan iritasi
  • Gunakan pinset untuk menghilangkan kotoran yang masih muncul setelah di cuci (bersihkan pinset dengan alkohol)
  • Jangan pencet luka
  • Jika tidak bisa dibersihkan, hubungi dokter
  • Jika terjadi luka bakar, bilas area tersebut dengan air selama 10-15 menit. Bisa juga dengan meletakkan kain dingin di atas luka bakar selama 10-15 menit.
  • Jika alami luka besar, segera pergi ke ruang gawat darurat.

4. Gunakan Antibiotik

Antibiotik kulit yang dijual bebas, seperti Neosporin dan Polysporin, ini bisa membantu untuk menjaga kelembapan kulit dan menangkal terjadinya infeksi. Tidak selalu perlu menggunakan ini jika luka yang kamu dapatkan kecil atau hanya goresan. Tetapi, menggunakan lapisan tipis bisa meningkatkan proses penyembuhan alami di tubuh. Hentikan penggunaan jika muncul ruam karena alergi.

5. Gunakan Plaster (Tidak Selalu)

Kamu tidak perlu menggunakan plaster di setiap luka, apalagi jika kamu hanya memiliki luka kecil, bersihkan dan biarkan saja ia mengering. Tapi, kamu bisa juga menggunakan plaster yang steril pad aluka setelah membersihkannya. Ini akan membantu luka terhindari dari bakteri. Kamu bisa menemukan banyak jenis plaster yang sesuai dengan jenis luka yang kamu dapatkan. Saat memasang plaster, ada baiknya memperhatikan kondisi tangan, wajib memasang plaster dalam keadaan tangan bersih.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam membersihkan luka agar tidak terjadi infeksi.

7 Manfaat Rumput Laut Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Manfaat rumput laut adalah sebagai obat luka bakar bagi orang Romawi. Sementara di Asia Timur seperti Jepang dan China, manfaat rumput laut di gunakan sebagai bahan makanan. Itulah kenapa, banyak makanan di Asia Timur yang berasal dari olahan rumput laut, misalnya onigiri dan sushi.

Rumput laut sendiri termasuk ke dalam keluarga ganggang yang biasanya berwarna hijau, cokelat, dan alga merah. Bukan Cuma punya rasa yang unik, namun kandungan gizi rumput laut juga cukup beragam sehingga ada banyak manfaat rumput laut. Lalu, apa saja sih manfaat rumput laut? Yuk simak di bawah.

1.Menurunkan Berat Badan

Manfaat rumput laut rupanya sangat efektif untuk usaha penurunan berat badan. Rumput laut mengandung banyak serat yang tidak mengandung kalori berlebih. Serat dalam rumput laut juga bisa memperlambat pengosongan perut. Ini membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan dapat menunda rasa lapar.

2.Mendukung Fungsi Tiroid

Kelenjar tiroid memiliki fingsi untuk melepaskan hormon untuk membantu mengontrol pertumbuhan, produksi energi, reproduksi, dan perbaikan sel – sel yang rusak di tubuh. Tiroid sendiri sangat bergantung pada yodium untuk memproduksi hormon.

Tanpa yodium yang cukup, tubuh akan mengalami gejala seperti perubahan berat badan, kelelahan, atau pembengkakkan leher seiring waktu. Dalam sehari, tubuh setidaknya harus menerima asupan yodium sebanyak 150 mdg. Rumput laut memiliki kemampuan unik untuk menyerap sejumlah yodium terkonsentrasi dari laut.

3.Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Menariknya, rumput laut dapat membantu mengurangi kadar kolesterol darah. Penyakit jantung juga bisa disebabkan oleh pembekuan darah yang berlebihan. Rumput laut mengandung karbohidrat yang disebut fucans, yang dapat membantu mencegah pembekuan darah.

4.Kaya Vitamin dan Mineral

Mencampur rumput laut ke dalam olahan makanan bukan Cuma berfungsi sebagai penambah rasa dan tekstur supaya lebih lezat. Tetapi bisa juga memperkaya asupa nutrisi. Manfaat rumput laut sendiri di peroleh dari kandungannya yang kaya akan kalori, karbohidrat, lemak, serta serat 0,3 gram.

Selain itu, rumput laut juga mengandung riboflavin, zat besi, mangan, tembaga, vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, seng, natrium, kalsium, dan magnesium. Protein yang ada di beberapa rumput laut, seperti spirulina dan chlorella, mengandung semua asam amino esensial. Ini berarti manfaat dari rumput laut dapat membantu memastikan tubuh mendapatkan berbagai macam asam amino,

5.Mengurangi Risiko Diabetes

Rumput laut mengandung Alginat, zat yang mencegah lonjakan gula darah pada hewan setelah diberi makan makanan tinggi gula. Diperkirakan bahwa alginat dapat mengurangi penyerapan gula ke dalam aliran darah.

6.Antioksidan

Selain mengandung antioksidan vitamin A, C, dan E, rumput laut mengandung berbagai macam senyawa tanaman bermanfaat, termasuk flavonoid dan karotenoid. rumput laut ini bisa menjadi sumber antioksidan dalam melawan radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit.

7.Sumber Serat

Rumput laut juga bisa menjadi sumber serat bagi tubuh. Serat ini bisa mencapai sekitar 25 – 75 persen dari berat kering rumput laut. Ini lebih tinggi dari kandungan serat kebanyakan buah dan sayuran. Serat bisa menahan pencernaan dan di pakai sebagai sumber makanan untuk bakteri di usus besar.

Selain itu, gula tertentu yang di temukan dalam manfaat dari rumput laut yang di sebut polisakarida tersulfat telah terbukti meningkatkan pertumbuhan bakteri usus “baik”.

Itulah beberapa manfaat dari rumput laut yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat.

Pentingnya Menjaga Berat Badan Tetap Ideal Agar Hidup Lebih Nyaman

Saat ini ada banyak orang yang mencoba untuk menjaga berat badan mereka agar tetap ideal agar terlihat menarik. Tetapi sebenarnya menjaga berat badan tetap ideal merupakan sebuah keharusan untuk kita lakukan. Hal ini agar tidak adanya penyakit metabolik yang terjadi pada tubuh kita.

Selain dapat membuat tubuh kita terlihat lebih menarik, ternyata menjaga berat badan juga dapat membuat kita semakin sehat, loh. Bagaimana cara untuk menghitung berat badan ideal ini? Kamu dapat mengukurnya dengan menggunakan rumus BMI atau body mass index. Di mana, berat badan (KG) dibagi dengan pangkat dua tinggi badan (meter). Jika indeksnya berkisar dari 18,8 – 23, makaitu termasuk golongan ideal.

Karena patokan ini kita dapat mencoba untuk menjaga berat badan menjadi tetap ideal. Jika indeks dari BMI lebih dari nilai ideal, ini menandakan yang kita makan melebihi apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan jika kurang dari angka ideal, ini menandakan kalori yang kita konsumsi lebih kecil dibandingkan dengan yang tubuh butuhkan.  

1. Faktor risiko pemicu

Kelebihan atau kekurangan berat badan merupakan salah satu faktor yang dapat mengundang sejumlah penyakit metabolik, darah tinggi, kencing manis, sampai ke lemak darah. Memang menjaga pola hidup sehat dan menjaga tubuh yang ideal bukan hal yang mudah, apalagi untuk menahan nafsu makan.

Makanan seperti gorengan, daging merah, sampai ke makanan berlemak lainnya akan membuat tubuh cenderung kelebihan kalori. Dalam dunia media, usia dari manusia sangat ditentukan dengan lingkaran dari ikat pinggang dan kondisi pembuluh darah yang ada di dalam tubuhnya. Ukuran lingkar pinggang yang normal berada pada ukuran 90 cm dan wanita kurang dari 80 cm.

2. Makan tertib berjadwal

Untuk mendapatkan berat badan yang lebih ideal, ada baiknya untuk mengatur menu dan asupan makan harian. Kerap kali orang-orang membatasi porsi makan mereka tetapi lupa kalau jajanan juga dapat memberikan lebih kalori. Terdapat banyak ornag yang kurang memperhitungkan kalori dari gorengan yang mereka konsumsi, seperti pada minuman ringan, permen, teh yang bergula, dan makanan manis lain.

Selain memilih makan, mengatur waktu makan juga penting. Ini dapat membuat lambung bekerja hanya di jam-jam tertentu saja. Jika sudah terbiasa, rasa lapar tidak akan terjadi di jam tertentu. Namun, kebanyakan orang tidak dapat menahan nafsu makannya, ini juga dipengaruhi oleh jam makan yang tidak pasti. Pastikan pula porsi makan kamu sudah memenuhi kebutuhan harian kamu.

3. Perbanyak serat

Pastikan makanan yang kamu konsumsi mengandung serat. Jangan terus ikuti keinginan lidah kamu untuk mengonsumsi makanan yang lezat saja, tentu jika terus dituruti maka akibat buruknya akan terjadi pada tubuh kita. Kelebihan kalori akan meninggalkan lemak dalam darah yang dapat menjadi sumber dari penyakit metabolik. Selain itu tubuh kita akan memberikan sinyal kapan ingin makan jika memang sudah dibiasakan waktunya. Secara alami kita dapat mengendalikan selera makan pada arah yang menyehatkan. Rasa lapar dapat dibantu dengan mengonsumsi makanan dengan serat tinggi namun memiliki kalori yang rendah.

Itulah beberapa tips yang dapat kamu coba lakukan untuk menurunkan berat badan serta manfaat yang bisa kamu dapatkan jika memiliki berat badan yang ideal. Tidak ada salahnya untuk memulai hidup sehat mulai dari hari ini.